Penyesalan

Akankah senyuman
masih menghias wajahku
setelah selusin pekat menggugat kenisbianku?

Bertahan dalam duka
yang mencabik-cabik jiwaku.
Aku hanya tertunduk diam membisu.

Tiada lagi jalan kembali
setelah sekian kali kesalahan.
Aku hanya bisa maju mengejar kebebasan.

Hening tiada geming
di malam dingin kelam kelabu,
air mata penyesalan tertahan di pelupuk mataku.

2005-02-26,
Stef

Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: