Shakespeare: Sonnet 21

So is it not with me as with that muse,
Stirred by a painted beauty to his verse,
Who heav’n itself for ornament doth use,
And every fair with his fair doth rehearse—
Making a couplement of proud compare
With sun and moon, with earth and sea’s rich gems,
With April’s first-born flow’rs, and all things rare,
That heaven’s air in this huge rondure hems.
O! let me, true in love but truly write,
And then believe me: my love is as fair
As any mother’s child, though not so bright
As those gold candles fixed in heaven’s air.
Let them say more that like of hearsay well;
I will not praise that purpose not to sell.

Sonnet 21, William Shakespeare

Aku sangat menyukai sonet dengan rima ‘a-b-a-b, c-d-c-d, e-f-e-f, g-g’ ini. Selain indah, juga memiliki arti yang sangat aku setujui.

Terlepas dari semua hal, aku tentu juga punya orang yang benar-benar kusukai dan sama seperti yang ditulis oleh Shakespeare dalam sonet ini. Demikian juga aku. Aku tak akan melukiskan dia secara berlebihan. Aku tak akan memuja wanita dengan kata-kata indah yang palsu. Aku tak akan membandingkan pesonanya dengan sang mentari atau rembulan. Aku pun tak akan mengumpamakan dia sebagai intan permata maupun bunga musim semi.

Dia hanyalah seorang wanita pada umumnya. Dia biasa saja. Meskipun dirinya tak seterang bintang di angkasa, namun karena aku menyukainya, maka di mataku dia adalah cahaya diantara yang lainnya. Jika pujian berlebihan dan omong kosong dianggap romantis, maka aku memilih untuk tidak karena kebenaran adalah sebagaimana adanya dan ketulusan adalah cinta yang sebenarnya.

Seperti kata Shakespeare di baris terakhir, ‘Ia tak berniat menjual kekasihnya, maka ia tak akan membuang waktu untuk pujian yang berlebihan’. Aku pun sama. Dan lebih tidak mungkin lagi, berusaha merayu dengan puji-pujian seperti itu.

Cinta hanyalah sebentuk perasaan. Tiada alasan dan tak perlu pujian. Ibarat embun yang menyegarkan dedaunan di pagi hari, cinta menyejukkan hati.

Aku ingat aku pernah menulis:

“Memulai sebuah hubungan adalah satu hal. Bersama, apalagi, adalah hal lain. Sedangkan Cinta adalah lebih dari itu.”

2011-08-24,
Stef

Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: